Malam ini malam yang sangat sunyi tepatnya
pukul 21.02, sangat
tepat untuk aku mengerjakan tugas praktik
menyulam yang ditugaskan oleh Bu Maesaroh (Guru Senibudaya MTsN Cariu)
Tok…Tok…Tok
terdengar suara ketukan pintu dirumah ku, aku pun langsung membuka pintu dan ternyata tidak ada seorang pun yang
aku temui, aku
menutup kembali pintu tersebut dan segera menyelesaikan
tugas kembali. Tak
lama kemudian, terdengar suara seorang lelaki yang sangat asing dibalik pintu
rumah ku “ASSALAMUALAIKUM” aku pun menjawab salam tersebut dan langsung
bergegas menuju kamar kakak ku, Aku meminta tolong kepada kakak ku untuk
membukakan pintu, setelah pintu itu terbuka kejadian sebelumnya pun terulang kembali,
tak ada seorang pun yang berdiri didepan rumah, namun kali ini ada sesuatu yang
terbungkus oleh kertas kado yang berwarna pink dan putih.
Kakak ipar ku bertanya “ ini kado dari pacar kamu
de? “
“ bukan, aku tidak mempunyai pacar” jawab ku
Dengan rasa penasaran
aku meminta kakak ipar ku membuka kado tersebut dan terlihatlah sebuah boneka
cantik yang berwarna pink dan putih yang terdapat bulu-bulu halus diseluruh tubuhnya.
Segera ku tutup pintu dan kembali menyulam. Hati ini bertanya-tanya “Siapa yang
memberi kado tersebut? Untuk siapa kado ini? Apa maksud orang tersebut
memberikan kado ini didepan rumah ku? “
Lima menit kemudian ada sms masuk ke handphone ku
dari nomor yang tidak ku kenal
“ Keluar dan lihatlah sesuatu “
“ ini siapa? “ balas ku
“Selamat Ulang Tahun, maaf telat ngasih kado nya
karena kemarin gw sibuk tanding”
Beberapa kali aku tanya namanya, namun aku tidak mendapatkan jawaban yang puas.
Seminggu kemudian, pada
sore hari aku mendapatkan sms kembali dari seseorang misterius itu, dalam sms
tersebut “ Jika lu ingin tahu siapa gw,carilah sesuatu didepan halaman rumah lu
tepatnya di pohon-pohon “ Karena aku penasaran, segera ku bergegas dan mencari
sesuatu itu namun tak ku temui. Tak putus asa pagi pun sebelum berangkat
sekolah aku menyempatkan untuk mencari sesuatu tersebut, namun tak ku temukan
apa-apa. Pada hari ke-3 di siang hari
aku mencabut
satu persatu rerumputan
yang ada dihalaman
rumah ku dan ternyata ada sesuatu yang aku temukan, inilah yang selama dua hari aku cari. Terdapat dua gantungan
bergambar taekwondo yang tertuliskan nama seseorang misterius dan aku, sebut
saya dia Mr.K. Rasa penasaran ku tidak berhenti sampai disini, aku ingin lebih
tahu orang yang bernama Mr.K tersebut. Setiap hari aku bertanya pada teman-teman
ku,adik kelas ku bahkan teman pengajian yang ikut taekwondo. Mereka tahu Mr.K, namun
kenapa aku tidak tahu?
Sore hari setelah
pulang sekolah, seperti biasa aku dan teman-teman ku berkumpul di Lapang Badak
Putih dibawah pohon beringin.
Kringgg….Kringgg….Kringgg handphone ku berbunyi,
Mr.K menelpon ku dan langsung ku jawab
“ Ternyata benar itu kamu,cari aku yang memakai
sweeter berwarna biru “ ucapnya
Tutttttt..telpon pun dimatikan oleh dia. Segera ku beritahukan
kepada teman-teman ku apa yang dia katakan lewat telpon, kita mencari sweeter
biru dan ternyata benar ada seseorang menggunakan sweeter biru didepan SD
IPPOR. apa maksud dia membuat ku penasaran? Kenapa tidak langsung muncul
dihadapan ku? Tak lama kemudian ada seorang anak SD menghampiri ku dan memberikan
kalung yang berinisial R dari Mr.K.
Malam hari mulai putus
asa untuk mencari tahu siapa
dia,
aku diajak ke pasar malam oleh teman ku, kami bertiga jalan menuju pasar malam
yang lumayan jauh dari rumah ku, sesampainya disana handphone ku berbunyi kembali,
dan ternyata dari Mr.K. Dia menanyakan aku sedang dimana? Aku menjawab dengan
jujur, beberapa menit kemudian ada telpon lagi dari dia “ lihat kebelakang, gw pake sweeter putih “ dengan cepat aku
melihat kebelakang, ada seseorang yang memakai sweeter putih dan dua orang
memakai kaos berwarna abu dan hitam. Namun tak ku lihat sedikitpun batang
hidung nya, karena tertutupi oleh
kupluk.
pukul menunjukan 21.00 aku bergegas
untuk pulang, namun teman ku tak mau mengantarkan. Aku meminta antar kepada Mr.K dan akhirnya Mr.K dan temannya pun mau
mengantarkan ku pulang, dijalan kami ngobrol namun tak terlihat sedikit pun
bagian muka Mr.K, dia menunduk terus sepanjang perjalanan. Sesampai depan gang rumah, aku berpamitan
dan mengucapkan terimakasih. Setelah
kejadian tersebut semakin sering kami berkomunikasi, hingga aku tahu wajah Mr.K
dan kita sering makan diluar bersama walaupun aku selalu membawa sodara karena
takut belum terlalu kenal.
Sore hari ketika aku mau pergi mengaji dia minta aku untuk ke lapangan, aku bertemu dengannya sebentar dan ternyata
dia memberi ku cincin couple, tapi sayang nya cincin itu terlalu besar untuk
ku, cincin tersebut diambil dia kembali dan ditukarkan. Seminggu kemudian dia
memberikan cincin itu kembali dengan ukuran yang berbeda dan ternyata tepat
dijari ku. Kemana pun aku pergi selalu ku pakai.
Suatu saat dia mengajak
ku nonton di Junction, pada saat itu pertama kali aku jalan sama lelaki dan
mendapat izin dari orang tua. Sesampai disana film yang kami inginkan sudah
tidak ada, karena tidak ada kami pun hanya makan dan ke Taman Wiladatika,
disana aku bahagia bisa ngobrol dengan orang yang membuat ku penasaran.Dia
orang nya baik,asyik,konyol dan yang jelas perhatian,hehe. Karena sering
komunikasi dan ketemu muncul lah perasaan antara kami.
Tiga bulan kita
berteman dan tepatnya pada tanggal 15 Maret 2012 kami pacaran. Namun sayang nya
Aku dan Mr.K berbeda agama, walaupun demikian kita tetap jalani .Entah seminggu
sekali atau duakali Mr.K sering kerumah tanpa bilang terlebih dahulu, dia
selalu membawa Silverqueen,Magnum dan lain-lain. Hingga akhirnya dia lulus SMA
dan melanjutkan kuliah di salah satu Universitas Bandung, dia tetap sering
memberi ku kejutan yang sama.
Pada tanggal 15 Maret
2013 kami anniversary ke satu tahun, jam 04.00 pagi dia menelpon ku dan
menyuruh aku
untuk keluar rumah, dan ketika aku
buka pintu terlihatlah bingkisan yang terbungkus oleh sampul buku berwarna
coklat, ternyata didalam nya terdapat buku diary yang tertuliskan cerita kita
selama setahun. Hubungan kita mulai renggang karena perbedaan agama yang tidak
direstui oleh kedua orang tua kita. Namun Mr.K tidak putus asa, dia masih
sering main kerumah ku bahkan masak bareng, aku pun diajak main kerumahnya dan
dimasak kan nasi goreng oleh dia.
Kuliah nya mulai kacau disemester satu. Mamah nya pun selalu menyalahkan aku, bahkan
Mr.K berantem dengan mamahnya karena membela aku. Pada
tanggal 19 Januari 2013 dia ulang tahun, dengan rasa takut aku memberanikan
diri datang ke rumahnya bersama adik kelas dia yang sering basket bareng
memberikan kue ulang tahun dan beberapa kado.
Anniversary ke dua
tahun dia mengajak ku nonton, tetapi
pada saat itu aku sedang sakit. Dan dia pun hanya mengajak ku main ke rumah nya.
Setelah dua tahun dua bulan hubungan kami berakhir hingga putus komunikasi.
Pada ulangtahun ku yang
ke 17tahun, seperti biasa mendapatkan kejutan dari teman-teman namun orang yang
sangat aku harapkan tidak datang kerumah bahkan tidak ada ucapan dan doa dari
dia. Seminggu kemudian aku disms oleh Anggia untuk kerumahnya secepat mungkin,
walaupun gerimis aku berangkat karena takut terjadi apa-apa pada Anggia yang
sedang sakit, ternyata Mr.K
menitipkan kado yang kirim dari Bandung melalui JNE kepada Anggia. Sangat
senang dan terharu pada malam itu,
sehingga tidak terasa meneteskan air mata, langsung ku buka kado tersebut dan
terlihat boneka panda cukup besar yang berwarna putih dan hitam, boneka masha cartoon kesukaan ku dan sebuah kaset yang
membuat aku penasaran. Dua hari kemudian aku memutar kaset tersebut dilaptop kakak
ku bersama Mutia sahabat ku,
ternyata kaset itu berisi photo-photo kita selama dua tahun. Aku mengucapkan terimakasih lewat telpon
kepada Mr.K. kami pun berkomunikasi dan sempat jadian kembali.
Di malam hari saat aku
sakit, saat itu hujan sangat deras dan tiba-tiba mamah memanggil ku karena ada
seseorang, aku langsung keluar rumah ternyata itu Mr.K hujan-hujanan cuma mau
ngasih surat yang berisi “ CEPAT SEMBUH SAYANG,JANGAN LUPA MINUM OBAT” setelah
itu langsung pulang lagi.
Hubungan kami mulai
banyak konflik karena hubungan jarak jauh dan agama pula. Hingga setelah dua
tahun lima bulan tidak ada komunikasi antara kita sampai sekarang. Saat rindu
aku seperti orang gila yang berbicara dengan tiga boneka dan memutar kembali
kaset pemberiannya. Saat ini aku sudah membuka hati untuk orang lain walaupun
selalu ada sesuatu yang membuat ku ingat kepadanya dan semua pemberiannya pun
selama dua tahun lebih masih ku simpan rapih.Kita bertemu dengan tidak sengaja,
kita tidak saling mengenal dan bukan kita yang ingin terlahir dengan agama yang
berbeda.
Tuhan
memang Satu
Kita
yang tak sama
Haruskah
aku lantas pergi
Meski
cinta takkan bisa pergi…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar